Langsung ke konten utama

Lapas Narkotika Rumbai Kanwil Kemenkumham Riau bersama Puskesmas Muara Fajar #Back to school "Berikan Penyuluhan Tentang Bahaya Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza) di MTsN 2 Pekanbaru"

Lapas Narkotika Rumbai Kanwil Kemenkumham Riau bersama Puskesmas Muara Fajar #Back to school "Berikan Penyuluhan Tentang Bahaya Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza) di MTsN 2 Pekanbaru" 
Rumbai - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai, Robinson Perangin Angin melalui Kepala Seksi Binadik dan Giatja, Erwin Siregar memberikan penyuluhan tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba kepada siswa-siswi MTsN 2 Pekanbaru dalam Program P4GN, Selasa (31/5). 
Bertempat di Musholla Al-Mukhlisin milik MTsN 2 Pekanbaru, Penyuluhan narkoba ini terlaksana atas kerjasama antara pihak Lapas Narkotika Rumbai, Puskesmas Muara Fajar Rumbai dan MTsN 2 Pekanbaru.
Dalam penyampaiannya, Kasibinadik dan Giatja, Erwin Siregar mengatakan pihaknya sangat berterima kasih karena telah dipercaya untuk memberikan penyuluhan terkait Narkoba kepada siswa siswi yang hadir. 

Dalam menyambut Hari Lahirnya Pancasila  layak nya para Tunas-tunas bangsa ini dapat dilindungi dalam tumbuh kembangnya agar menjadi Sumber Daya Manusia yang unggul dan produktif 
Dalam kesempatan ini, tantangan kita sekarang menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing tidakla mudah, banyak anak bangsa, yang dimulai dari anak anak yang masih usia belia (muda) sudah mulai rusak dan tidak memiliki tujuan hidup, banyak faktor menjadi penyebabnya, salah satu nya karena penyalahgunaan pemakaian narkoba.
Dampak penyalahgunaan narkoba ini memiliki dampak yang sangat luarbiasa baik itu dalam keluarga maupun kehidupan sosial bagi generasi-generasi muda sekarang, untuk itu, Erwin menyampaikan kepada adik-adik Mts agar selalu menerapkan hidup yang sehat, rajin ibadah, patuh pada orang tua dan rajin belajar serta selalu berkompetisi pada diri sendiri menjadi semakin lebih baik.
Erwin juga menyampaikan, peran serta orang tua, lingkungan sekitar dan guru-guru menjadi faktor utama dalam menciptakan karakter anak-anak ini menjadi pribadi yang sukses. 

Adapun dalam penyampaian materi kepada adik-adik Mts, saat ini banyak penghuni di dalam lapas sekarang mayoritas berperkara kasus narkoba dan tidak memandang usia, dan ini menjadi ancaman bagi generasi muda kita. 

Jadi ini menjadi tugas berat kita, baik orang tua, guru maupun masyarakat sekitar untuk menjaga tumbuh kembang adik-adik di Mts menjadi manusia-manusia yang mimiliki karakter yang hebat 
“Dengan harapan materi yang kita peroleh hari ini diteruskan kepada masyarakat, teman-teman, dan juga keluarga di rumah agar kita semua terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
Ini menjadi penting karena saat ini penyalahgunaan narkoba menjadi mayoritas tindak kejahatan yang ada di Lapas,” kata Erwin. 

Terlihat para Murid sangat antusias dalam mendengarkan penyampaian dari Erwin Siregar yang sangat luwes dan penuh dengan motivasi.
(HUMAS LAPAS NKRI)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LOGIS 08 Dorong Penegakan Hukum Berbasis Keadilan Korektif, Soroti Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

JAKARTA – LOGIS 08 mendorong aparat penegak hukum untuk mengedepankan penegakan hukum yang berbasis pada keadilan yang korektif, terukur, dan berorientasi pada pemulihan kerugian negara dalam setiap penanganan perkara tindak pidana korupsi. Ketua Umum LOGIS 08, Anshar Ilo, yang juga merupakan mantan Wakil Ketua Umum DPP KNPI, menegaskan bahwa setiap dugaan tindak pidana korupsi, termasuk yang menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, harus diproses secara profesional, objektif, dan tanpa tebang pilih sesuai ketentuan hukum yang berlaku. "Prinsip negara hukum mengharuskan semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Karena itu, apabila terdapat dugaan tindak pidana korupsi yang didukung alat bukti permulaan yang cukup, maka harus ditindaklanjuti melalui proses hukum yang transparan dan akuntabel," ujar Anshar, Senin, (13/07). Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak boleh hanya berorie...

Panggilan Kedua Bareskrim Jadi Sinyal Serius, Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah 40 Ha Keranga

Jakarta – Perkara dugaan pemalsuan surat dan dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penerbitan sertifikat hak milik (SHM) atas lahan seluas kurang lebih 11 hektare di Keranga, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, memasuki babak lanjutan. "Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri kembali memanggil sejumlah pihak untuk menjalani klarifikasi kedua terkait laporan polisi yang dibuat oleh pelapor berinisial D," kata Jon Kadis penasehar hukum ahli waris almarhun Ibrahim Hanta, kepada media, Kamis (17/6/2026) di Labuan Bajo. Mrnurut dia, pemanggilan ini dilakukan sebagai bagian dari pendalaman penyelidikan atas dugaan tindak pidana pemalsuan surat, dugaan keterlibatan pihak lain (turut serta dan turut membantu). Selain itu dugaan penyalahgunaan wewenang dalam proses penerbitan dua Sertifikat Hak Milik (SHM) di atas objek tanah yang menjadi sengketa. "Dua sertifikat yang menjadi perhatian...

Tak Terima Dituduh Mencuri dan Dipersekusi oleh WNA Asal Korsel, Andre Siapkan Laporan Polisi

Lapor Polisi Bogor, Pemuda Bernama Andre Mengaku Dipersekusi Byung Sam Kim WNA Asal Korse Andre Mengaku Dipersekusi dan Dituduh Mencuri Dompet oleh Warga Negara Asing, Tak Terima Akan Melapokan Ke Kepolisi Bogor - Seorang pemuda bernama Andre mengaku dilecehkan dan dipersekusi oleh Warga Negara Asing (WNA) Byung Sam Kim, karena dituduh mencuri dompet stafnya bernama Elis. Andre diduga dibentak-bentak dengan sedikit kekerasan ringan, digeledah dan dipermalukan di depan teman-temannya. Kejadian itu terjadi Jum'at, 30 Desember 2022 lalu Jam 15.00 WIb  di sebuah rumah di kawasan Villa Casablanca, Desa Baru Siram, Kabupaten Bogor.  Dimana terduga Byung Sam Kim melakukan tindakan kekerasan dengan menarik tas Andre yang lagi dipakai dan langsung menggeledah tas, sertw merebut dompet dan mengeluarkan isinya. Kepada media, Jum'at, (06/01/2023) di Bogor, Andre selaku korban dalam rilisnya mengatakan, dirinya sangat trauma mental, karena dituduh mencuri dompet. Apalagi, t...